Kantor Google Digrebek Petugas Pajak Leave a comment

Paris – Tuduhan penggelapan pajak pemerintah Prancis terhadap Google berujung pada penggerebekan kantor raksasa perusahaan teknologi itu di kota Paris.
Free-Google-Font-Logo-Catull-BQ-Download
Sekitar 100 orang petugas pajak mendatangi dan menyegel kantor Google di Paris, sebagai bagian dari penyelidikan kasus yang dimulai pada Juli lalu, yang menyebut Google menunggak pajak dan denda terhadap pemerintah Prancis senilai USD 1,2 miliar.

Penyelidikan itu akan mencari bukti apakah Google melakukan bisnis dan menghasilkan uang lebih banyak ketimbang yang mereka laporkan ke pemerintah. Pasalnya, Google mencatatkan lebih banyak pemasukan di Irlandia, namun membayar biaya reimburse di negara lain.

Jadi meski Google mempunyai kantor di Prancis — dan sejumlah negara lain di Eropa — semua pemasukan akan dialihkan ke kantornya di Dublin, Irlandia. Pasalnya, Irlandia menerapkan pajak yang paling rendah dibandingkan negara Eropa lainnya.

Google, yang kini di bawah naungan Alphabet, menyebut pihaknya tak melanggar aturan apa pun dan sudah mengikuti aturan yang ada di Prancis.

“Kami tunduk pada hukum pajak di Prancis, seperti halnya di setiap negara tempat kami beroperasi. Kami juga akan bekerja sama secara penuh dengan pihak berwajib di Paris dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada,” tulis Google dalam pernyataannya.

Prancis, Inggris dan banyak negara lain sudah lama memprotes Google, Apple, Yahoo dan sejumlah perusahaan teknologi lain karena mengeruk keuntungan di negaranya namun mengirimkan pemasukan itu ke negara lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *