6 Cara Mencegah Virus Menginfeksi Komputer Leave a comment

Virus dalam komputer terbentuk melalui program-program perangkat lunak yang menyebarkan gangguan secara berulang ke dalam perangkat komputer Anda. Secara umum, virus-virus tersebut biasanya dibawa atau masuk melalui alat transfer data yang masuk ke dalam komputer Anda seperti contohnya pada flash disk. Selain dapat menginfeksi komputer atau laptop Anda, virus tersebut juga dapat masuk ke dalam perangkat smartphone atau tablet apabila Anda melakukan aktivitas transfer file atau dokumen ke dalam perangkat tersebut, ataupun virus dapat juga masuk dari jaringan internet. Virus yang masuk menyerang perangkat Anda memang akan banyak merugikan. Serangan virus dapat menyebabkan kerusakan atau mengekspos data pribadi Anda misalnya password atau kata sandi yang Anda gunakan. Serta masih banyak kerugian lainnya yang menjadi akibat komputer atau perangkat gadget Anda terinfeksi oleh virus. Melihat pada kenyataan yang demikian, sebelum virus-virus tersebut menyerang data pribadi penting Anda, kami akan sedikit membahas mengenai 6 Cara Mencegah Virus Menginfeksi Komputer, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melindungi virus dari data pribadi Anda.

Cara Melindungi Data Pribadi Dari Serangan Virus

  1. Berhati-hatilah ketika Anda membuka lampiran email apapun dari komputer. Demikian juga ketika Anda bekerja menggunakan perangkat komputer Anda, berhati-hatilah. Jika Anda menerima sebuah email dari seseorang yang bukan termasuk daftar kontak pada email Anda, yang mengindikasikan email tersebut tidak penting atau merupakan sebuah spam, lebih baik jangan membukanya. Lakukan hal yang sama jika Anda menemukan pesan email dengan judul dari pengirim yang mencurigakan.
  2. Apabila Anda ingin mendownload aplikasi-aplikasi dari internet, unduhlah hanya aplikasi-aplikasi yang resmi, atau melalui halaman situs resmi. Anda dapat mencari tahu terlebih dahulu mengenai aplikasi apapun yang ingin Anda unduh, agar kemudian tidak sampai salah mengunjungi halaman situs untuk download aplikasi tersebut. Karena jika salah dalam Anda mengunduhnya, akan ada kemungkinan bahwa yang Anda download tersebut sebenarnya berupa virus.
  3. Dalam menggunakan fasilitas Bluetooth, terapkan peraturan undiscoverable. Karena terdapat kemungkinan akan ada virus yang melewati koneksi Bluetooth. Jika Anda sedang melakukan koneksi Bluetooth dimana pengaturannya berada pada mode discoverable, virus akan dengan mudah terinfeksi masuk ke dalam komputer Anda. Perlu Anda ketahui bahwa sekarang beberapa virus jahat dapat mencuri file Anda, atau bahkan melumpuhkan komputer Anda.
  4. Dalam upaya melindungi komputer Anda untuk melindungi virus, Anda dapat mengunduh aplikasi-aplikasi anti-virus. Anda dapat mendownloadnya melalui situs-situs resmi dan terpercaya.
  5. Untuk perangkat Android, Anda sebaiknya gunakan program anti-virus yang handal dan benar-benar terpercaya seperti contohnya Kaspersky, Norton, Avira, dll. Dimana aplikasi tersebut sudah jelas dapat melindungi komputer Anda dari virus dan spam. Aplikasi-aplikasi tersebut akan bekerja melindungi data Anda, bahkan selama terjadi sebuah serangan.
  6. Carilah aplikasi anti-virus yang membantu mengamankan informasi pribadi Anda bukan hanya ketika gadget Anda berada di tangan Anda sendiri, namun juga ketika perangkat gadget Anda berada di tangan orang yang tidak bertanggung jawab, orang jail, misalnya karena kejadian pencurian, dan sebagainya. Dengan itu maka informasi Anda akan selalu aman meskipun bukan lagi di tangan Anda.

Sekian 6 langkah yang dapat Anda lakukan sebagai upaya untuk melindungi perangkat komputer, dan gadget lainnya dari serangan virus dan spam yang merugikan. Semoga dapat menambah pengetahuan anda dan dapat membantu anda dalam mengatasi masalah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *